Makanan Yang Perlu Di Hindari Oleh Penderita Asam Urat
Posted by admin3 on | 0 komentar
Asam urat adalah radang sendi
yang bisa menyebabkan sendi (biasanya di jempol kaki) mendadak terasa
nyeri, perih, kaku, dan bengkak. Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan
zat yang disebut asam urat dalam darah. Menurut ahli reumatologi (studi
dan pengobatan kondisi gangguan sendi, otot, tulang, dan jaringan ikat),
penyakit asam urat berhubungan dengan sejumlah masalah metabolisme,
salah satu contohnya adalah kolesterol. Kolesterol diduga bisa
meningkatkan atau menjadi faktor risiko berkembangnya penyakit asam
urat.
Salah
satu cara menjaga kadar asam urat dan kolesterol dalam darah tetap
stabil adalah dengan menjalankan pola hidup sehat seperti menjaga pola
makan dan berolahraga secara teratur. Ada beberapa makanan yang bisa
membuat asam urat dan juga kolesterol jadi tinggi. Apa sajakah itu?
1. Jeroan
Tak
cuma penderita asam urat yang dilarang mengonsumsi jeroan, orang dengan
kolesterol tinggi juga disarankan untuk menghindarinya. Rempela, babat,
kikil, hati, ginjal, kelenjar timus, dan lain sebagainya memiliki
kandungan purin yang tinggi dan berkontribusi meningkatkan kadar asam
urat. Purin adalah senyawa kimia tertentu dalam beberapa makanan yang
akan berubah menjadi asam urat jika dipecah. Selain itu, hati juga
tinggi kadar kolesterolnya. Kenapa? Kolesterol dibuat dan disimpan dalam
hati, tingkat kolesterol tertinggi dalam daging hewan ditemukan pada
organ hatinya.
2. Makanan laut (seafood)
Seafood alias makanan laut seperti ikan teri,
sarden, makarel, tuna, dan kerang. Mengapa? Makanan tersebut mengandung
purin yang tinggi. Sedangkan lobster bukanlah pilihan yang baik
(terutama bagi penderita kolesterol tinggi) karena kandungan
kolesterolnya yang tinggi. Dalam 85 gram lobster terkandung 61 mg
kolesterol. Belum lagi jika lobster tersebut dimasak dengan cara
digoreng atau jika Anda mengonsumsi lebih dari satu ekor, tentu tingkat
kolesterolnya akan meningkat. Yuk, batasi asupan makanan laut agar kadar asam urat dan kolesterol tetap terjaga.
3. Daging
Penderita
asam urat dan kolesterol disarankan untuk membatasi asupan daging,
Berbagai jenis daging, terutama daging merah, memiliki jumlah kandungan
purin dan kolesterol yang tinggi. Jika ingin makan daging merah,
dianjurkan untuk membuang lemak yang menempel pada daging. Atau bisa
juga mengonsumsi daging putih seperti daging ayam atau kalkun. Namun,
perhatikan pula cara pengolahan daging putih tersebut, disarankan untuk
membuang kulitnya dan tidak diolah dengan cara digoreng.
4. Alkohol
Asam
urat dan kolesterol tidak bersahabat dengan alkohol. Terlalu banyak
mengonsumsi minuman beralkohol, terutama bir, dianggap dapat
meningkatkan produksi asam urat hingga menyebabkan serangan asam urat
berulang-ulang. Selain itu, bir juga membuat tubuh kesulitan membuang
asam urat keluar dari dalam tubuh. Terlebih lagi, minum minuman
beralkohol secara berlebihan alias dalam jumlah besar dapat meningkatkan
kadar kolesterol dan trigliserida (salah satu jenis lemak) dalam darah.
Tubuh
sehat bisa diraih dengan menjaga kadar asam urat dan kolesterol dalam
kondisi normal. Selain menjaga asupan makanan, jangan lupa untuk
berolahraga setidaknya 30 menit setiap harinya.


You can subscribe by e-mail to receive news updates and breaking stories.
0 komentar for "Makanan Yang Perlu Di Hindari Oleh Penderita Asam Urat"
Leave a reply